Beranda » Kredit Perbankan » 5 Penyebab Kenapa Pengajuan KUR BRI Ditolak

5 Penyebab Kenapa Pengajuan KUR BRI Ditolak

Penyebab Pengajuan KUR BRI Ditolak

KUR merupakan pinjaman dengan bunga paling rendah yang dimiliki Bank BRI. Pinjaman ini sangat menarik, namun banyak nasabah yang mengalami masalah pengajuan KUR BRI ditolak.

Jika ditolak tentu ada penyebabnya. Ada banyak faktor yang menyebabnya pengajuan KUR BRI ditolak. Bagi yang mengalaminya tidak perlu sedih karena kami memiliki solusinya.

Solusi agar pengajuan KUR BRI disetujui adalah harus memenuhi semua persyaratan yang diberikan Bank BRI. Pinjaman ini memang spesial sehingga syaratnya sedikit lebih ribet dibanding pinjaman lainnya.

Keistimewaan KUR BRI adalah bunganya yang sangat rendah. Hal tersebut bisa terjadi karena pinjaman KUR mendapatkan subsidi bunga dari Pemerintah untuk membantu para UMKM yang membutuhkan modal kerja ataupun modal investasi.

Pinjaman ini memang hanya dikhususkan untuk UMKM. Nasabah umum tidak akan bisa mengajukan pinjaman ini jika tidak memiliki usaha yang layak dan produktif. Inilah salah satu alasan kenapa pengajuan KUR BRI ditolak.

Jenis usaha yang didukung KUR BRI bermacam-macam. Pinjamana ini menawarkan dana pinjaman dalam jumlah cukup besar, mulai dari 1 Juta sampai dengan 500 Juta.

Besaran pinjaman disesuaikan dengan jenis KUR yang dipilih. Bank BRI membaginya menjadi KUR Super Mikro dengan limit pinjaman maksimal Rp. 10 Juta dan KUR Mikro dengan limit pinjaman mencapai Rp. 50 Juta.

Untuk yang terbesar adalah KUR Kecil dengan limit pinjaman mulai dari Rp. 50 Juta sampai dengan Rp. 500 Juta. Dengan pinjaman sebesar itu maka nasabah bisa menggunakannya untuk berbagam macam kebutuhan usaha.

Sebenarnya syarat pengajuan KUR BRI cukup mudah. Hanya saja banyak nasabah yang tidak memenuhi semua persyaratan yang dibebankan Bank BRI. Alhasil pengajuan KUR BRI ditolak. Nah untuk mengetahui apa saja penyebabnya silahkan simak informasi berikut.

Penyebab Pengajuan KUR BRI Ditolak

Pengajuan KUR BRI Ditolak

1. Syarat Usaha Tidak Sesuai

Meskipun memiliki usaha, namun bukan berarti pinjaman bisa langsung disetujui. Sebab harus memiliki usaha yang aktif dan produktif minimal 6 bulan.

Pihak bank akan meninjau lokasi usaha untuk menentukan kelayakan usaha nasabah. Apabila ternyata belum berjalan selama 6 bulan maka besar kemungkinan pengajuan KUR BRI ditolak.

Pada saat survey, pihak bank akan bertanya mengenai pendapatan perbulan dan beragam pertanyaan lainnya untuk menentukan kelayakan usaha dan nasabah yang mengajukan pinjaman KUR.

2. Riwayat Kredit Buruk

Sudah menjadi rahasia umum bahwa semua bank akan terlebih dahulu mengecek skor kredit nasabah melalui laporan SLIK OJK. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui riyawat kredit nasabah, apakah sebelumnya pernah bermasalah atau tidak.

Bank BRI tidak akan memberikan pinjaman ke sembarang nasabah. Pinjaman KUR BRI hanya diberikan kepada nasabah yang memiliki riwayat kredit baik dan lancar. Jadi apabila ditolak mungkin riyawat kredit anda termasuk buruk.

3. Masih Ada Cicilan Lainnya

Pinjaman KUR BRI hanya diberikan kepada nasabah yang sedang tidak menerima kredit dari perbankan, kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, dan Kartu Kredit.

Apabila masih ada pinjaman lain di Bank BRI ataupun bank lain maka wajib ditutup terlebih dahulu. Setelah itu barulah pengajuan bisa diproses.

4. Persyaratan Dokumen Tidak Lengkap

Ada beberapa persyaratan KUR BRI yang bisa anda simak pada artikel sebelumnya mengenai “Syarat KUR BRI“. Salah satu syaratnya adalah harus menyerahkan Surat Keterangan Usah dari desa atau instansi terkait lainnya.

Selain Surat Keterangan Usaha, nasabah juga harus menyerahkan KTP, Kartu Keluarga, Surat Nikah, dll. Jika ada yang kurang maka bisa menjadi salah satu penyebab kenapa pengajuan KUR BRI ditolak.

Sebelum mengajukan pinjaman KUR, kami sarankan untuk terlebih dahulu mempersiapkan semua persyaratan yang dibutuhkan. Jangan sampai ada yang terlewat karena bisa menyebabkan pengajuan ditolak.

Apabila persyaratan sudah lengkap maka tinggal menentukan jumlah pinjaman dan jangka waktu yang diinginkan. Sebagai referensi, silahkan simak tabel angsuran KUR BRI pada artikel sebelumnya.

5. Jaminan Tidak Sesuai

Bank BRI mewajibkan nasabah menyerahkan jaminan berupa BPKB motor/mobil atau sertifikat hak milik. Jaminan tersebut akan ditahan oleh Bank BRI dan harus memiliki nilai setara dengan jumlah pinjaman.

Apabila nilainya terlalu kecil maka pengajuan bisa ditolak. Sebagai contoh apabila mengajukan pinjaman Rp. 30 Juta, namun jaminan yang digunakan hanya BPKB Honda Beat maka nilai jaminan tersebut tidak semua dengan jumlah pinjaman.

Akhir Kata

Nah itulah beberapa faktor yang menjadi penyebab kenapa pengajuan KUR BRI ditolak. Bagi nasabah yang mengalaminya tidak perlu khawatir. Kami sarankan untuk berkonsulitas ke petugas Bank BRI untuk mengetahui secara pasti penyebabnya.

Cukup sekian informasi meganrossee.com mengenai penyebab pengajuan KUR BRI ditolak. Semoga informasi di atas bermanfaat dan simak pula artikel lainnya mengenai Cara Menonaktifkan ShopeePayLater secara mudah, tanpa hapus akun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *